Plh Ketua MS Kota Subulussalam Ikuti Bimtek Peningkatan Kompetensi Mediator Secara Daring

Subulussalam, 3 Oktober 2025
Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas mediator di lingkungan peradilan agama, Plh Ketua Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam, YM Nurul Amelia, S.H., didampingi oleh Hakim MS Kota Subulussalam, YM Rizqi Hidayat Mizan, S.H., mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Mediator yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2528/DJA/DL1.10/IX/2025 tanggal 23 September 2025 tentang pemanggilan peserta bimtek peningkatan kompetensi mediator di lingkungan peradilan agama.
Dengan mengusung tema “Beyond the Words: Strategi Psikologis untuk Resolusi Konflik”, bimtek ini menghadirkan narasumber utama Bapak Cuk Dimas Sunandar, M.Psi., Psikolog, yang merupakan Koordinator Wilayah DKI Jakarta Ikatan Asesor SDM Aparatur. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemaparan best practice dari sejumlah mediator internal maupun eksternal berprestasi, antara lain Drs. Uman, M.Sy. (Hakim PA Bandung/Mediator Internal), Drs. Muchammadun (Hakim PA Sumber/Mediator Internal), Sutaji, S.H., M.H. (Hakim PA Surabaya/Mediator Internal), Drs. Anwar, S.H., M.H.E.S. (Mediator Eksternal PA Jember), serta Rini Astutik, S.HI., M.H. (Mediator Eksternal PA Sidoarjo).
Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Himne Mahkamah Agung, serta pembacaan doa. Selanjutnya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi mendalam mengenai pendekatan psikologis dalam proses mediasi, teknik komunikasi efektif, serta strategi negosiasi berbasis psikologi guna menciptakan penyelesaian sengketa yang optimal dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, peserta juga diberi ruang untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan secara interaktif melalui Zoom, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Kehadiran Plh Ketua MS Kota Subulussalam bersama Hakim MS Kota Subulussalam dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen peradilan agama di daerah untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kompetensi hakim mediator. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam bimtek ini dapat diaplikasikan secara nyata dalam proses mediasi di Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam, sehingga penyelesaian perkara dapat berlangsung lebih efektif, humanis, dan mampu memberikan solusi terbaik bagi para pihak yang bersengketa.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pula seluruh mediator, baik hakim maupun non-hakim, semakin terampil dalam memahami dimensi psikologis sengketa dan lebih mampu menjadi fasilitator yang netral, komunikatif, serta berorientasi pada keadilan dan keberlanjutan perdamaian. (d)
