Menjemput Kebahagiaan dengan Syukur: Sholat Dzuhur Berjamaah dan Tausiyah Ramadan Hari Ke-6 di Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam

Subulussalam, 24 Februari 2026
Suasana religius dan penuh kekhusyukan kembali terasa di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam pada Selasa, 24 Februari 2026, bertepatan dengan hari ke-6 bulan suci Ramadan 1447 H. Keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah yang kemudian dirangkaikan dengan ceramah agama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tausiyah Ramadan yang rutin dilaksanakan selama bulan penuh berkah ini.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah di mushalla kantor yang diikuti oleh para Hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur. Kebersamaan dalam ibadah tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas spiritual di tengah pelaksanaan tugas sebagai aparatur peradilan.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Ibu Hakim Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam, Ibu Nurul Amelia, S.H., dengan dipandu oleh moderator Syarkiah Anna Batubara, S.T. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusiasme.
Dalam tausiyahnya, Ibu Nurul Amelia, S.H. mengangkat tema tentang “Nikmat Bersyukur sebagai Jalan Menuju Kebahagiaan.” Beliau menjelaskan bahwa syukur bukan hanya sekadar ucapan “alhamdulillah”, melainkan sikap hati yang menerima segala ketetapan Allah SWT dengan lapang dada serta diwujudkan dalam perbuatan nyata. Rasa syukur menjadikan seseorang mampu melihat kebaikan di balik setiap keadaan, baik dalam kondisi lapang maupun sempit.
Beliau menyampaikan bahwa kebahagiaan sejati tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta atau jabatan, tetapi dari kemampuan hati untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Dengan bersyukur, seseorang akan terhindar dari sifat iri, keluh kesah berlebihan, dan perasaan tidak puas. Sebaliknya, hati akan menjadi lebih tenang, optimis, dan bahagia dalam menjalani kehidupan.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan, kesempatan bekerja, serta kebersamaan dalam keluarga dan lingkungan kerja. Dalam konteks pelaksanaan tugas peradilan, rasa syukur hendaknya diwujudkan melalui peningkatan dedikasi, integritas, dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Moderator Syarkiah Anna Batubara, S.T. turut memandu jalannya ceramah dengan baik, sehingga suasana berlangsung interaktif dan komunikatif. Beberapa aparatur juga tampak mencatat poin-poin penting dari tausiyah sebagai bahan renungan pribadi selama Ramadan.
Kegiatan tausiyah ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang secara konsisten dilaksanakan selama bulan suci Ramadan di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah secara individual, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan hati yang pandai bersyukur, ketenangan dalam bekerja, serta keberkahan dalam setiap langkah. Dengan semangat syukur, keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam berharap dapat menjalani Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan makna. (d)
