CPNS Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam Selesaikan Seminar Latsar MA 2025 dengan Inovasi Digital Pelayanan Peradilan
Subulussalam, 13 Oktober 2025
Dua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam yang ditempatkan pada bidang Kepaniteraan, yakni Sdr. Rafsanzani, Lc. dan Sdri. Citra Wahyu Andini, S.H., telah sukses menyelesaikan Seminar Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2025. Kegiatan seminar ini merupakan tahap akhir dari rangkaian pelatihan yang bertujuan membentuk PNS profesional yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa serta lembaga peradilan.
Dalam pelaksanaan seminar, kedua CPNS memaparkan rancangan aktualisasi hasil inovasi yang mereka gagas selama masa Latsar. Sdr. Rafsanzani, Lc. menyampaikan gagasan bertajuk “Kemudahan Pengisian Data Saksi Secara Elektronik dengan Scan Barcode”. Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah proses administrasi pengisian data saksi dalam persidangan, sehingga petugas dan para pihak tidak perlu lagi menulis secara manual. Dengan sistem barcode scanning ini, data dapat terinput secara cepat, akurat, dan efisien, sekaligus mendukung upaya digitalisasi pelayanan di lingkungan peradilan agama.
Sementara itu, Sdri. Citra Wahyu Andini, S.H. mempresentasikan inovasi berjudul “Elektronik Brosur (e-Bro) Panjar Biaya Perkara di Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam”. Melalui gagasan ini, informasi mengenai besaran panjar biaya perkara kini dapat diakses secara digital melalui smartphone maupun perangkat komputer. E-Brosur tersebut menampilkan rincian biaya setiap jenis perkara secara transparan dan mudah dipahami oleh masyarakat pencari keadilan. Inovasi ini sejalan dengan prinsip transparency and accountability yang menjadi salah satu pilar penting dalam pelayanan publik di lembaga peradilan.
Kedua rancangan aktualisasi tersebut mendapat apresiasi positif karena dinilai relevan, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Kehadiran ide-ide digital ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda aparatur Mahkamah Syar’iyah memiliki semangat tinggi untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menjawab tantangan pelayanan modern.
Diharapkan, dengan implementasi kedua inovasi tersebut, Mahkamah Syar’iyah Kota Subulussalam semakin mampu memberikan layanan yang cepat, mudah, transparan, dan berbasis teknologi informasi, sejalan dengan visi Mahkamah Agung untuk mewujudkan peradilan yang agung dan modern. (d)
